19 Aug 2008 |
Paman Tyo (12)

Saya dan rombongan menginap di Wisma Djoglo, Yogya, untuk acara peluncuran Cerpenista. Tiba sudah petang, begitu masuk kamar langsung disodori kopi hangat (bukan panas). Saya pikir lumayan juga layanan tempat lama di timur kota ini. Ternyata setelahnya pesanan demi pesanan minuman selalu lama selesainya. Teh dan kopi paling cepat 20 menit. Entah berapa lama lagi untuk teh poci — misalkan ada. Selebihnya adalah perjalanan berkereta api yang melelahkan (pergi-pulang), Ndoro Bedhes yang ketinggalan pesawat, dan gayeng-gayengan bareng teman-teman seusai acara. Yang penting senang — terutama selama di Yogya.
17 Aug 2008 |
Dul Gepuk (4)

Pagi dengan jalan memutar untuk hindari three-in-one. Akhirnya saya sampai juga. Datang. Bersalaman dengan the big boss yang punya gawe. Lalu ngopi. Ambil cemilan. Kemudian masuk ke ruang seminar. Di dalam banyak orang nge-plurk melalui ponsel masing-masing. Tapi saya tidak. Lalu saya keluar. Ngeteh. Masuk lagi. Jenuh. Saya mencari ruang merokok. Di lantai yang sama — lantai 4 Pacific Place — ada ruang merokok. Menyatu dengan Fish & Chip. Karena tak enak hati cuma merokok, maka saya dan kenalan baru memesan minuman. Kami keasyikan berdiskusi di sana. Kembali ke tempat seminar sudah jam makan siang. Antrean panjang. Saya cukup mengambil salad dan minum jus jeruk. Lalu pulang. Kurang begitu yang mengesankan dari acara hari itu.
13 Aug 2008 |
Dul Gepuk (4)
Suatu sore yang panas. Oakwood. Mega Kuningan. Jakarta. Saya bertemu seorang lawyer yang juga blogger. Tak ada ceramah — karena dia bukan penceramah. Tiada debat — karena saya tak paham hukum. Hanya obrolan tentang blog dan blog. Sesekali ada canda. Selebihnya adalah melakukan sesuatu, yang bermanfaat untuk bloggers.
