Lelucon Es Krim
Duduk di antara para penikmat es krim, melayangkan lamunan dan membuat ingatanku terdampar pada kenangan manis tiga setengah tahun yang lalu. “Ya, dia suka es krim,” begitu ujarmu pada perempuan pramusaji yang menanyakan pesanan kita malam itu, di pertemuan kedua yang teramat sangat kunantikan. Ucapan singkat yang membuatku jadi sedikit salah tingkah, namun juga terpancing untuk tersenyum. Kamu selalu tahu cara mencairkan suasana dengan gurauanmu. Ya, kamu pasti tahu, di balik senyumanku saat itu juga ada debar tak menentu. Harapan. Penantian. Penasaran.
Ah, kamu. Setelah sekian topik obrolan, sekian cangkir kopi dan teh yang kita nikmati bersama, baik yang kita pesan di kedai minum hiruk pikuk maupun yang kita seduh sendiri di salah satu dari sekian tempat menyepi, masihkah kamu ingat leluconmu dulu tentang es krim?
This entry was posted on Monday, June 1st, 2009 at 3:20 pm and is filed under Kedai, Kencan, Singgah. You can follow any comments to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a comment, or trackback from your own site.

antyo rentjoko
tadi malam dini hari saya tiba2 ingin es krim. dua keponakan yang baik hati itu, tika dan genbul, membelikan seliter boks es krim.
Comment — June 3, 2009 @ 11:52 am
pedestrian
mau dong, dapat traktiran es krim..
Comment — June 4, 2009 @ 2:11 pm