Setelah Menunda Lapar

Lapar. Itulah kunci menuju kenikmatan ketika bersantap. Selezat apa pun makanan, kalau kita melahapnya ketika kenyang, kenikmatan akan berkurang. Sebaliknya, makanan yang tadinya terkesan biasa justru akan terasa nikmat bila disantap dengan perut yang kelaparan.
Kenikmatan yang kadang tak terduga datang setelah sekian lama. Kali ini, aku berusaha tidak memikirkan atau mencari jawab tentang sesuatu yang sulit dijelaskan dan begitu impulsif. Di kepalaku muncul suara samar-samar, “Nikmati saja. Tak usah dipikirkan.”
By kertas tulis (21)
This entry was posted on Thursday, May 13th, 2010 at 9:30 pm and is filed under Kedai, Kencan, Singgah. You can follow any comments to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a comment, or trackback from your own site.
This entry was posted on Thursday, May 13th, 2010 at 9:30 pm and is filed under Kedai, Kencan, Singgah. You can follow any comments to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a comment, or trackback from your own site.
Antyo Rentjoko
Uh… berbulan-bulan gak makan ya? Perutnya kempis pasti
Comment — May 14, 2010 @ 10:20 pm
kertas tulis
busung lapar biasanya malah nggak kempis, Mas Paman
Comment — May 18, 2010 @ 9:12 pm