Dua Malam Bagimu

06 Jan 2011 | kertas tulis (24)

+ “Dua malam di bersamamu di kotamu waktu itu benar-benar indah.”

- “Bukan hanya dua malam itu. Setiap pertemuan denganmu selalu indah, walaupun hanya beberapa jam, sekadar mengobrol dan minum wedang bersama.”

Tatapanmu yang membelai wajahku akan selalu lebih indah bila dilihat langsung, ketimbang berjam-jam mengobrol secara maya sembari memandangi layar tak bernyawa.