Obrolan yang Terselip

28 May 2010 | kertas tulis (21)

+ Kamu nggak menulis pengalaman dan fantasimu buat situs erotis itu? Kan bahasa Inggris-mu bagus…

- Ah Mas.. I’m not that good actually.. Lagian slank-nya gak paham

+ Lagian buang waktu kan, ya? Tujuannya cari bahan buat fantasi kok malah nulis. Kecuali dibayar kali ya, sebagai penulis?

- Bukan, aku kurang imajinatif. Kalau aku kreatif, pasti cepat bikin tulisan. Kadang seperti yang dulu itu, menulis bisa bikin *** juga, soalnya membayangkan…

+ Nggak dibikin puisi?

- Puisi… jadinya subtil dong. Nggak hardcore lagi… Meskipun ada juga puisi yang bikin imajinasi meliar ke mana2..

+ :)

Solo, pada Suatu Sore

10 Aug 2009 | Paman Tyo (12)

novotl solo

Perjalanan melelahkan dari Ponorogo. Kebetulan sejak sebelum berangkat saya sudah memutuskan untuk istirahat barang selama di Solo, daripada terburu-buru mengejar pesawat terakhir dari Ponorogo. Maka tibalah saya di hotel itu, langsung go show. Untung ada kamar, harga diskon pula. Begitu selesai check in, tapi belum masuk kamar, saya duduk di lobi memesan teh hangat. Gula tak saya pakai. Lelah pun, untuk sementara, agak berkurang. Saya juga sudah memutuskan untuk mendekam di kamar. Rehat, kerja, rehaaaatttt…

Merapat, Rapat

06 Aug 2009 | Paman Tyo (12)

Pagi tiba di Yogya. Jemputan sudah siap. Langsung merapat ke Hotel Santika. Untuk rapat dengan sebuah tim. Di kafe itu, pada suatu malam, saya pernah diajak melewatkan oleh kakak saya, untuk kemudian pindah ke kota lain. Seperti biasa di sana dia pun menyanyi oldies dan light jazz yang evergreen. Orang-orang kafe dan homeband sudah hapal dia dan selalu mempersilakannya untuk menyanyi.  Kakak saya sudah tiada, meninggal pas Natal tahun lalu. Tanggal 4 Agustus kemarin, kalau dia masih hidup, genap 53 tahun.

hotel santika yogyakarta