03 Oct 2009 |
kertas tulis (24)

Kemasan teh berwarna-warni meriah ini memikat perhatianku. Sekarang sejumlah merek teh mulai bersaing menampilkan teh rasa aneka buah segar, antara lain teh Sari Wangi dan Tong Tji. Sampai beberapa waktu lalu, pilihan rasa teh selain rasa asli (juga teh hitam dan teh hijau) hanyalah teh melati. Sejumlah teh juga ada yang beraroma vanili.
Teh Tong Tji aneka buah ini juga dilengkapi gula pasir sachet. Ini di luar kelaziman, karena dus kemasan biasanya hanya diisi teh celup.
01 Oct 2008 |
Paman Tyo (12)

Sabtu 27 September. Bukan hari kerja. Suasana libur jelang Lebaran kian terasa. Jakarta menyepi. Apalagi pagi sekitar setengah tujuh. Perut lapar menuntut ganjal. Misalkan sudah siang, mendapatkan warung buka pun sulit. Akhirnya bersua kedai donat 24 jam. Si kecil tak kelaparan. Pagi itu lama-lama kedainya ramai. Banyak orang sarapan. Sebagian membawa anak. Tapi ini perut Jawa. Lebih enak sarapan dengan nasi. Bukan kroisan dengan teh ala Inggris. Teh pagi yang tentu saja butuh gula. Selebihnya adalah melalap setumpuk koran yang dibeli dari pengasong di jalan. Untuk mengisi saat menunggu. Si kecil terus membaca majalah yang dibawa dari rumah.
30 Jul 2008 |
Dul Gepuk (4)

It’s A Cafe di Senayan City Jakarta. Dengan logotype A yang gothic. Bagian dari bisnis The House of Sampoerna, melengkapi jaringan clothing distro It’s A Store di pelbagai kota. Di sana gula terkemas biasa, apa adanya dari pemasok. Di sana orang leluasa berkepul asap tembakau. Di sana orang dapat mencapainya dari pelataran depan mal. Di sana, seperti juga di banyak tempat penyedia bacaan gratis, ada bagian majalah yang tersobek. Tepatnya disobek. Ada halaman yang hilang. Bukankah menyobek juga gratis?
